Samalanga-Dayah Salafiyah Ummul Ayman Samalanga kembali menggelar Ujian Akhir Dayah (UAD). Ujian yang diikuti oleh seratusan santriwan/santriwati kelas enam ini digelar setiap setahun sekali. Seperti dikatakan ketua Yayasan Ummul Ayman, Tgk H Nuruzzahri Yahya beberapa waktu lalu, UAD ini digelar guna untuk mengevaluasi santri sudah sejauh mana kualitas mereka setelah enam tahun mengenyam pendidikan agama di dayah tersebut.
Selain itu, masih menurutnya yang juga pimpinan dayah, santri yang lulus ujian ini nantinya juga akan mengikuti sidang Munaqasyah dan setelah itu diberikan ijazah dayah sekaligus dibenarkan untuk diwisuda dan dibolehkan menetap (mengabdi) di dayah.
Dandi Ardani, salah seorang santri asal Sigli mengaku senang mengikuti ujian itu. Menurutnya mengikuti UAD dapat menambah ilmu atau bisa mengasah kembali ilmu (pelajaran) yang telah ada.
“Menurut saya, UAD itu perlu, dengan mengikuti ujian UAD, kita bisa lebih pintar tentunya, setidaknya bisa mengasah kembali apa saja yang sudah kita pelajari, pokoknya baguslah”, ungkap Dandi ketika ditanyai seusai ujian tadi.
Untuk diketahui, dalam tiga tahun pertama (Tsanawiyah) santri Ummul Ayman menamatkan kitab Fathul Qarib (Bajuri) berikut kitab alat sederajat/disiplin ilmu lainnya sebagai penunjang, dan untuk tiga tahun selanjutnya (Aliyah) akan menamatkan kitab Fathul Mu’in/sederajat pula.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, ujian yang dikontrol ketat oleh sejumlah pengajar/teungku dayah setempat itu akan berlangsung selama empat hari. Untuk tahun ini, ujian dimulai sejak siang tadi, sabtu 23 april hingga selasa 26 april mendatang. (MY)



