Warning: "continue" targeting switch is equivalent to "break". Did you mean to use "continue 2"? in /home/milikkit/ummulayman.or.id/wp-content/plugins/revslider/includes/operations.class.php on line 2858

Warning: "continue" targeting switch is equivalent to "break". Did you mean to use "continue 2"? in /home/milikkit/ummulayman.or.id/wp-content/plugins/revslider/includes/operations.class.php on line 2862

Warning: "continue" targeting switch is equivalent to "break". Did you mean to use "continue 2"? in /home/milikkit/ummulayman.or.id/wp-content/plugins/revslider/includes/output.class.php on line 3708

Warning: Creating default object from empty value in /home/milikkit/ummulayman.or.id/wp-content/themes/goodnews/framework/options/redux/ReduxCore/inc/class.redux_filesystem.php on line 29
Susul Putra, Ummul Ayman Putri Gelar Sidang Munaqasyah 2018 - YPI Ummul Ayman
Asset 3 (3)

YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM

UMMUL AYMAN

SAMALANGA-BIREUN-ACEH

Berita Terpopuler

IMG-20240201-WA0073

10 Tahun Jadi Sarjana : STIS Ummul Ayman Wisudakan 130 Mahasiswa/i

IMG-20240125-WA0044

Berkilau di Bawah Cahaya Ilmu: Yudisium angkatan ke-3 STIS Ummul Ayman Mengabadikan Prestasi 130 Lulusan.

_YUA6753

Kapolres Bireuen Sosialisasikan Bahaya Kenakalan Remaja dan Narkoba di Dayah Ummul Ayman Samalanga

DSC00579

Seminar Nasional di YPI Ummul Ayman, Angkat Tema ‘Runtuhnya Khilafah Usmani dan Munculnya Negara Bangsa,’

WhatsApp Image 2023-10-04 at 21.29.29

Amrul Yunan Usman, Santri Berprestasi, Terpilih Sebagai Finalis Duta Santri Nasional 2023

IMG-20230929-WA0010

Ummul Ayman Bershalawat, Memperingati Maulidurrasul

Salah seorang peserta munaqasyah Ummul Ayman Putri sedang mempresentasikan makalahnya pada Sabtu malam tadi (21/7) di ruang sidang munaqasyah komplek dayah setempat.

Susul Putra, Ummul Ayman Putri Gelar Sidang Munaqasyah 2018

Ummul Ayman Putri kembali menggelar Sidang Munaqasyah Karya Tulis Ilmiah Tahun 2018. Kegiatan tersebut sebagai bentuk pertanggungjawaban tugas akhir santri kelas enam yang diwajibkan menulis karya ilmiah berupa makalah setelah dinyatakan lulus mengikuti Ujian Akhir Dayah (UAD) pada April lalu.

Materi atau judul makalah yang diangkat adalah seputar permasalahan Fiqh yang telah mereka pelajari dari kitab turats atau kitab kuning sebelumnya. Seperti diketahui, menjelang Ramadhan 1439 H lalu santri kelas enam Ummul Ayman baru saja menyelesaikan program belajar enam tahun ditandai dengan wisuda dan khatam kitab Fathul Mu’in yang memiliki hasyiah bernama I’anatuth_thalibin.

Sabtu malam tadi (21 Juli 2018), jam menunjukkan pukul 21:15 WIB. Sudut-sudut halaman Ummul Ayman Putri terlihat sepi. Para santri sudah berada di ruang belajar masing-masing, hanya riuh rendah tak berirama dari mereka yang terdengar.

Sebuah ruang belajar yang terletak di lantai dua dijadikan sebagai tempat digelarnya sidang munaqasyah. Sepasang meja dan bangku terlihat di bagian depan ruangan. Meski hanya bermodalkan meja dan bangku biasa seadanya, namun hal itu sama sekali tidak mengurangi antusias para Teungku Inong peserta munaqasyah untuk mengikuti kegiatan yang baru dimulai tadi malam itu dan berlangsung khidmat dalam kesederhanaan.

Seperti yang terlihat pada gambar, salah seorang peserta munaqasyah bercadar duduk di bangku “singgasana” ditemani karya tulis ilmiahnya berupa makalah terbentang di permukaan meja. Siap untuk mepaparkan sejauh ruang lingkup materi tulisan, mempresentasikan isi karya tulisnya sesuai tutorial dan durasi waktu yang diberikan, dihadapan hakim yang tak begitu tertangkap kamera.

Sementara peserta lainnya duduk sopan di lantai dengan balutan kerudung dan sarung batik plus cadar pula layaknya tampilan ala-santriwati dayah atau pesantren pada umumnya. Dengan seksama pula menyaksikan peserta tampil yang ada di hadapan mereka sambil sesekali melirik seraya berbisik satu sama lain. Ada posisi tawarruk (duduk menyamping, red), adapula yang tarabbu’ (duduk bersila, red) menunggu giliran namanya dipanggil sang Master of Ceremony atau MC sesuai urutannya.

Peserta sidang munaqasyah Ummul Ayman Putri 2018 pada Sabtu malam kemarin (21/7) di ruang munaqasyah setempat.

Sebelumnya, para peserta munaqasyah yang juga lulusan MAS Ummul Ayman ini sejak dua pekan lalu sudah mulai belajar Kitab Syarh Minhaj-nya Imam An Nawawi, yakni kitab Almahally. Diibtidak langsung oleh Almukarram Waled selaku pengasuh YPI Ummul Ayman atau yang memiliki nama lengkap Tgk Syaikh H Nuruzzahri Yahya Ali.

Atas dasar itu pula, para mujahidah ini telah beranjak dari status yang tadinya santri menjadi “mahasantri”. Istilah mahasantri itu sendiri disematkan kepada santriwan/wati Dayah Ummul Ayman yang baru saja naik kelas tujuh dan melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya (secara akademi) di Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) milik dayah setempat, atau dalam kurikulum dayah berarti mulai belajar kitab Almahally.

Panitia munaqasyah, Ustadzah Zahratul Amal, S. Pd melalui pesan tertulisnya menyebutkan sidang munaqasyah akan berlangsung selama empat hari ke depan dimulai sejak Sabtu malam tadi (21/7) hingga Selasa malam (24/7) mendatang.

Menurut Ustadzah asal Tangse-Pidie itu pula, ini merupakan yang ketiga kalinya Ummul Ayman Putri menggelar munaqasyah. Tambahnya lagi, tak hanya malam hari, munaqasyah yang diikuti 39 peserta itu juga digelar pada waktu zuha dan ba’da zuhur dalam empat hari tersebut.

“(sidang ketiga) jumlah semua 39. Mulai dari malam minggu sampai malam rabu. (jadwalnya) zuha dan setelah zuhur.”, demikian tulis Ustadzah angkatan pertama Ummul Ayman Putri (2005) tersebut.

Sementara itu, untuk lulusan Ummul Ayman Putra, sidang munaqasyah sudah digelar pada pertengahan Ramadhan lalu.

Sejauh yang terpantau malam tadi, tercatat empat orang peserta telah mengikuti sidang. Ditambah zuha dan ba’da zuhur tadi masing-masing empat, maka total sejauh ini dua belas orang.

Semua peserta munaqasyah yang dinyatakan lulus sidang nantinya akan diberikan penghargaan berupa sertifikat sebagai bukti kader guru Ummul Ayman ini telah dimunaqasyahkan. (MY)

Kisah Inspiratif

Berita Terkini

.