Warning: "continue" targeting switch is equivalent to "break". Did you mean to use "continue 2"? in /home/milikkit/ummulayman.or.id/wp-content/plugins/revslider/includes/operations.class.php on line 2858

Warning: "continue" targeting switch is equivalent to "break". Did you mean to use "continue 2"? in /home/milikkit/ummulayman.or.id/wp-content/plugins/revslider/includes/operations.class.php on line 2862

Warning: "continue" targeting switch is equivalent to "break". Did you mean to use "continue 2"? in /home/milikkit/ummulayman.or.id/wp-content/plugins/revslider/includes/output.class.php on line 3708

Warning: Creating default object from empty value in /home/milikkit/ummulayman.or.id/wp-content/themes/goodnews/framework/options/redux/ReduxCore/inc/class.redux_filesystem.php on line 29
Syekh Junaid Al-Baghdady - YPI Ummul Ayman
Asset 3 (3)

YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM

UMMUL AYMAN

SAMALANGA-BIREUN-ACEH

Berita Terpopuler

_YUA0360

Wisuda di Dayah Ummul Ayman Samalanga: 273 Santri Berbahagia Menyelesaikan Perjalanan Pendidikan

DSC09409

Pengumuman Kelulusan Santri Baru Tahun Ajaran 2024-2025

IMG-20240201-WA0073

10 Tahun Jadi Sarjana : STIS Ummul Ayman Wisudakan 130 Mahasiswa/i

IMG-20240125-WA0044

Berkilau di Bawah Cahaya Ilmu: Yudisium angkatan ke-3 STIS Ummul Ayman Mengabadikan Prestasi 130 Lulusan.

_YUA6753

Kapolres Bireuen Sosialisasikan Bahaya Kenakalan Remaja dan Narkoba di Dayah Ummul Ayman Samalanga

DSC00579

Seminar Nasional di YPI Ummul Ayman, Angkat Tema ‘Runtuhnya Khilafah Usmani dan Munculnya Negara Bangsa,’

Syekh Junaid Al-Baghdady

Ada dua ulama Sufi besar pegangan Tasawuf umat Islam hari ini. Imam Al-Ghazali di Khurasan, dan Syekh Junaid Al-Baghdady di Baghdad. Keduanya adalah orang yang sangat dekat dengan Tuhannya.

Ada sebuah kisah menarik untuk disimak dari salah satu ulama tersebut, Syekh Junaid Al-Baghdady.

Suatu ketika beliau sedang duduk santai berbincang dengan sahabat sekaligus muridnya. Suasana perbincangan terlihat begitu tenang hingga tiba-tiba seorang wanita datang menghadap beliau. Tak ada bagian tubuh mana pun dari wanita itu yang terlihat kecuali dua kelopak mata terbalut niqab. Ia datang seraya mengadu kepada beliau tentang suaminya yang ingin berpoligami.

Keluhan sang wanita tersebut membuat Syekh Junaid Al-Baghdady tersenyum. Saat itu, beliau dengan tenang menjawab bahwa poligami dalam Islam itu dibolehkan jika seorang laki-laki mampu melakukannya, bahkan tanpa izin istri.

Mendengar jawaban sang Sufi, wanita itu ternyata tersinggung karena tidak mendapat solusi dari masalahnya. Ia lantas berkata kepada Syekh Junaid Al-Baghdady, “Seandainya aku diizinkan membuka niqabku ke khalayak ramai, maka semua manusia akan tahu bahwa wanita sepertiku tak pantas untuk diduakan.”

Seketika mendengar ucapan tersebut, Syekh Al-Baghdady langsung terkapar pingsan tak sadarkan diri.

Beberapa saat kemudian, beliau sadar. Orang-orang berkerumunan di sekitar dengan memikirkan pertanyaan yang sama. Salah seorang bertanya kepada beliau, “Wahai Syekh, mengapa engkau pingsan saat mendengar ucapan wanita tadi?”

Syekh berusaha mengatur napas dan menjawab, “Sungguh, ketika aku mendengar ucapannya, seolah aku mendengar Tuhanku berkata padaku, ‘Seandainya Aku membuka hijab di khalayak makhlukku, maka para manusia akan tahu bahwa aku adalah Tuhan yang tak pantas untuk diduakan.’ “

Artikel oleh Fadhil Mubarak Aisma

Kisah Inspiratif

Berita Terkini

.