Asset 3 (3)

YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM

UMMUL AYMAN

SAMALANGA-BIREUN-ACEH

Berita Terpopuler

_YUA0360

Wisuda di Dayah Ummul Ayman Samalanga: 273 Santri Berbahagia Menyelesaikan Perjalanan Pendidikan

DSC09409

Pengumuman Kelulusan Santri Baru Tahun Ajaran 2024-2025

IMG-20240201-WA0073

10 Tahun Jadi Sarjana : STIS Ummul Ayman Wisudakan 130 Mahasiswa/i

IMG-20240125-WA0044

Berkilau di Bawah Cahaya Ilmu: Yudisium angkatan ke-3 STIS Ummul Ayman Mengabadikan Prestasi 130 Lulusan.

_YUA6753

Kapolres Bireuen Sosialisasikan Bahaya Kenakalan Remaja dan Narkoba di Dayah Ummul Ayman Samalanga

DSC00579

Seminar Nasional di YPI Ummul Ayman, Angkat Tema ‘Runtuhnya Khilafah Usmani dan Munculnya Negara Bangsa,’

Haflah Al-Qur’an Bersama Para Qari Internasional/Nasional, Juga Qari Langgam Pidie & Pase, Aceh Utara

Jelang libur ramadhan 2023, santri Ummul Ayman kedatangan tamu istimewa. Takdir Feriza, yang merupakan Qari internasional yang pernah menjuarai tilawatil Qur’an di istanbul, Turki pada tahun 2015 lalu. Dan juga juara MTQ DMDI di Malaysia pada tahun 2013.

Dayah Ummul Ayman selalu mengadakan acara perpisahan santri setiapkali menjelang liburan. Biasannya acaranya ini diisi dengan tausiah oleh penceramah yang di undang oleh pihak Dayah. Namun, pada tahun ini, Ummul Ayman kembali menyelenggarakan Haflah Qur’an dengan mengundang Qari-Qari nasional dan internasional. Acara ini juga pernah di selenggarakan pada tahun 2019 lalu.

Selain Takdir Feriza, juga ada Qari-Qari lainnya. Seperti Tengku Ihsan Abu Bakar, seorang Qari asal Pidie, peraih juara ASEAN. Dan Ustaz Muhammad Iqbal, yang merupakan juara MTQ se-Aceh di Bener Meriah.

Santri Ummul Ayman juga di perkenalkan dengan alunan lagu/langgam Pase, yang di lantunkan oleh Teungku H. Ibrahim Mansyari dan Teungku Razali Yasin. Dan juga ulunan lagu/langgam Pidie, yang di lantunkan oleh dua Qari senior asal pidie, yaitu Tengku H. Imran dan Teungku Ilyas Abdullah.

“Di setiap kesempatan ada Haflah Qur’an, kami selalu menyelipkan lagu/langgam dari Pidie dan lagu/langgam dari Pase setiap akhir dari Haflah.” Kata Teungku Ilyas Abdullah.

Langgam Pase dan Langgam Pidie merupakan irama tilawah yang diwariskan secara turun temurun sejak Ratusan tahun lalu. Dirawat, dijaga kelestariannya agar tidak punah. Sehingga anak-anak zaman sekarang masih bisa mendengar lagu/lantunan pidie.

“Kami berharap agar langgam pidie ini tidak asing di telinga masyaratkat aceh pada umumnya, dan masyarakat pidie pada khususnya. Oleh karena itu kami terus melestarikan irama ini secara turun-temurun.” Lanjutnya.

Kisah Inspiratif

Berita Terkini

.