Institut Agama Islam (IAI) Almuslim Aceh-Bireuen lewat Prodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) baru saja selesai menggelar Seminar dan Workshop Internasional Bahasa Arab pada Jum’at kemarin, 20 Juli 2018.
Seminar dan Workshop yang mengusung tema “Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Guru” tersebut digelar atas kerja sama antar PBA Almuslim dengan Arabic for All Arab Saudi. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari (16-20 Juli) bertempat di Aula Pascasarjana Perguruan setempat yang terletak di jalan nasional Banda Aceh-Medan Paya Lipah, Peusangan, Bireuen.
Salah seorang peserta seminar, Ustadzah Rahmawati Jamaluddin yang merupakan mahasantri mewakili Dayah Ummul Ayman Samalanga pada hari pamungkas siang Jum’at kemarin terpilih sebagai peraih juara dua pada acara bergengsi itu. Hadiah atau juara berupa sertifikat diserahkan langsung oleh Rektor Almuslim Aceh, Dr Saifullah, S. Ag, M. Pd, didampingi Dr Abdurrahman bin Ibrahim Al Fauzan selaku pemateri seminar asal Arab Saudi yang juga penulis buku Al Arabiyah Baina Yadaik.
Perolehan juara tentu tidak mudah untuk bisa diraih oleh Ustadzah Rahmawati mengingat peserta saingnya sebanyak 30 orang berasal dari kalangan terkemuka seperti dosen, guru, dan beragam kalangan lainnya.
Tak sedikit pula penilaian yang dilakukan oleh pihak pelaksana terhadap para audience dimulai sejak hari pertama. Salah satunya adalah uji kemampuan mengajar dalam bahasa Arab. Hal itu seperti dikatakan salah seorang teman Ustadzah Rahmawati saat dikonfirmasi via pesan singkat WhatsApp malam tadi.
“penilaiannya bnyak. Dr hari 1 dinilai dan dilkukan tes kemampuan dalam mengajar bahasa arab.. dll banyak.”, demikian tulis Ustadzah yang tidak mau disebutkan namanya itu.
Unsur pimpinan Ummul Ayman Putri, Tgk Abdul Malik Nuruzzahri S. Sos memberikan tanggapan positif terkait perolehan membanggakan itu. Menurut Tgk Abdul Malik, apa yang disematkan kepada Ustadzah Kabag Bahasa Ummul Ayman Putri itu merupakan bukti nyata bahwa Ummul Ayman mampu melahirkan guru berprestasi dalam hal ini di bidang Ta’lim Al lughah Al ‘Arabiyah. Beliau berharap ke depan Ummul Ayman bisa semakin banyak “memproduk” Asatidz wal Asatidzat yang berkualitas dan kompetitif.
Selain itu, Tgk Abdul Malik juga menambahkan kalau juara dua yang diperoleh oleh anak didiknya itu masuk kategori peserta secara umum, sementara untuk kategori perempuan Ustadzah Asal Kuta Blang, Bireuen ini tercatat sebagai juara pertama.
“Juara pertama tingkat perempuan, juara ke 2 tingkat keseluruhan”, tulis Tgk Abdul Malik pada grup WhatsApp Dewan Guru Dayah Ummul Ayman Samalanga. (MY)


