Guru senior Ummul Ayman, Tgk. Azhari sedang memberikan tausiyah pada acara Ifthar Jama’i bersama Ikabua di Banda Aceh. (Selasa, 7 Juli 2015)
***************************************
Guna mengukuhkan silaturrahmi, Ikatan Keluarga Besar Ummul Ayman (IKABUA) adakan Ifthar Jama’i (buka bersama) yang bertempat di Anjungan Pidie Jaya, komplek Taman Ratu Safiatuddin, Lampriet, Banda Aceh. (7/7)
Seperti tahun-tahun sebelumnya, Ifthar Jama’i itu diadakan dengan maksud untuk mempererat ukhwah antar sesama alumni Ummul Ayman Samalanga yang saat ini berdomisili di Banda Aceh, khususnya.
Buka puasa bersama itu sudah berlangsung sejak beberapa tahun terakhir yang diikut sertai oleh semua kalangan alumni dari manapun asalnya.
“Kita sangat berharap acara seperti ini bisa menjadi momentum dalam rangka mempererat ukhwah antar sesama kita yang pernah belajar di Ummul Ayman, dari angkatan atau tamatan tahun kapanpun itu, khususnya yang hari ini berada di Banda Aceh.” ungkap Ketua Umum Ikabua, Tgk. Ridwan Abdullah (Tgk. Wan Calok) pada sambutannya malam tadi.
Dalam keterharuannya didepan para jama’ah yang hadir, Tgk. Ridwan asal Calok, Pandrah, Bireuen itu mengaku sangat bangga dan berterimakasih kepada panitia pelaksana yang menurutnya sudah sangat berhasil dalam menyukseskan acara tersebut.
Guru senior sekaligus kepala SMP Ummul Ayman Samalanga, Tgk. Azhari S.Pd.I yang hadir selaku perwakilan dari dayah dalam tausiahnya telah memberikan banyak pelajaran dan pesan moral yang beragam. Menurutnya, puasa ramadhan dan bulan itu sendiri merupakan peluang besar bagi kita untuk menggalang amal baik sebanyak mungkin. Selain itu, Beliau juga menegaskan, siapapun kita hari ini dan nanti, agar tetap melihat kebelakang, sebagai pribadi dengan bygrond dayah, kita mesti mengandalkan akhlaqul_karimah dalam bergaul serta mampu menjadi kontributor untuk masyarakat luas sesuai standart masing-masing.
Khusus untuk yang notabene-nya mahasiswa, beliau juga berpesan agar menjadikan komitmen dan optimis sebagai modal dalam belajar, agar menjadi sarjana yang berbobot ke depan nanti.
Sementara itu, Sekjen Ikabua, Tgk. Junaidi Usman S.Ag, pada akhir sesi tanya jawab juga berpesan kepada seluruh alumni agar berusaha untuk bisa khatam Al-Quran minimal satu kali selama ramadhan.
Hal itu menurutnya sesuai dengan pesan pimpinan dayah Ummul Ayman itu sendiri, yakni Tgk. H. Nuruzzahri Yahya, atau Waled Samalanga.
“Kami waktu masih di dayah dulu sempat mendengar Waled membaca Al-quran, itu kami dengar dari balik dinding rumah setiap malam-malam ramadhan, maka tidak heran jika pesan khatam Al-Quran itu sangat ditekankan oleh Waled selama bulan ramadhan”, ujar Tgk. Junaidi kelahiran Geumpang itu.
Acara tersebut berlangsung hingga pukul 23:30, dimulai dari buka puasa bersama, taraweh bersama, dan serangkaian agenda lainnya.
“Alhamdulillah, ifthar jama’i kita ini dihadiri oleh seratusan peserta, tidak hanya yang menetap di Banda, tapi ada juga yang dari kabupaten lainnya. Dan seperti yang sudah-sudah, acara kita kali ini juga berjalan khidmad dan sangat memuaskan, meski sebenarnya ada sedikit kendala disana-sini”, jelas Tgk. M. Nazar Geumpang selaku ketua panitia Ifthar Jama’i tahun ini. (MY)


