Warning: "continue" targeting switch is equivalent to "break". Did you mean to use "continue 2"? in /home/milikkit/ummulayman.or.id/wp-content/plugins/revslider/includes/operations.class.php on line 2858

Warning: "continue" targeting switch is equivalent to "break". Did you mean to use "continue 2"? in /home/milikkit/ummulayman.or.id/wp-content/plugins/revslider/includes/operations.class.php on line 2862

Warning: "continue" targeting switch is equivalent to "break". Did you mean to use "continue 2"? in /home/milikkit/ummulayman.or.id/wp-content/plugins/revslider/includes/output.class.php on line 3708

Warning: Creating default object from empty value in /home/milikkit/ummulayman.or.id/wp-content/themes/goodnews/framework/options/redux/ReduxCore/inc/class.redux_filesystem.php on line 29
Peduli Rohingya, Ummul Ayman Galang Bantuan Kemanusiaan - YPI Ummul Ayman
Asset 3 (3)

YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM

UMMUL AYMAN

SAMALANGA-BIREUN-ACEH

Berita Terpopuler

DSC03588

STIS Ummul Ayman Resmi Menjadi IAI Ummul Ayman Pidie Jaya

JAG00013

Dayah Ummul Ayman Lepas 350 Santri dalam Haflah Takharruj

PENGUMUMAN KELULUSAN PENDAFTARAN SANTRI BARU GELOMBANG 2 TAHUN AJARAN 2026/2027

ebef727b-55a1-48ed-abb9-e82c8115edfd

Pengumuman Kelulusan Penerimaan Santri BaruDayah Ummul Ayman Tahun Ajaran 2026/2027

JAG00124

“Woe u Rumoh Asai” IKABUA Gelar Silaturrahmi Alumni Bersama Waled H. Nuruzzahri

IMG_6786

“Haflah Takharruj” Warnai Perpisahan Santri Ummul Ayman

Peduli Rohingya, Ummul Ayman Galang Bantuan Kemanusiaan

Foto: Trio santri dayah Ummul Ayman Samalanga berpose sambil mengacungkan jempol dengan latar belakang “bukit” pakaian bekas. (27/5)

 

*********************************************

 

Peduli pengungsi muslim Rohingya, dayah salafiyah Ummul Ayman Samalanga bentuk posko kemanusiaan. (Rabu, 27 Mei 2015)

 

Sejak kemarin hingga sore tadi 27/5), panitia posko “Ummul Ayman Peduli Rohingya” telah mengumpulkan sejumlah sumbangan dari pihak santri dan dewan guru sekaligus sejumlah pakaian bekas layak pakai yang akan disumbangkan untuk pengungsi etnis muslim Rohingya.

 

Tidak canggung-canggung, santri baru yang dalam dua hari ini baru saja di asramakan pun ikut berinfaq dengan se-ala kadarnya.

“Teungku, kalau mau kasih sumbangan untuk Rohingya sama siapa ya??”

Tanya seorang santri baru pada seorang teungku setelah membeli jajan di kantin. Santri yang kemarin baru saja masuk dayah itu, dengan selembar uang lima ribu ditangannya siang tadi ternyata juga mau menyisihkan sedikit sumbangsihnya.

 

Tak hanya dalam bentuk uang, aksi para santri juga begitu antusias dalam memberikan sumbangan berupa pakaian bekas, hal itu pula membuat pihak panitia terpaksa harus mensortir pakaian mana yang pantas untuk disumbang dan harus dikembalikan kepada pemiliknya.

 

“Toleransi para santri sangat besar, mereka sepertinya begitu antusias. Tapi sebagian pakaiannya tetap harus kita kembalikan, ini karena kita tidak tahu dengan sikon orang tua mereka, sedangkan para santri sendiri itu masih anak-anak,, pokoknya kita hanya menerima pakaian yang benar-benar tidak muat lagi untuk dipakai, atau memang tidak dipergunakan lagi”, demikian ujar salah seorang Teungku panitia saat ditanyai di sela-sela kesibukannya menerima sekaligus memeriksa pakaian-pakaian sebelum dikemas.

 

Pada saat yang sama, terlihat juga seorang santri menjinjing sebuah kipas angin hendak diberikan ke pihak panitia. “Kipas angin ini sudah saya pakai sekitar dua tahun, dan saya sudah mendapatkan izin dari orang tua sekaligus mau dibelikan kipas angin yang baru”, jelasnya meyakinkan pihak panitia setelah ditanyai.

 

 

Tak hanya itu, khusus untuk kalangan santri, meski sebelumnya sudah diumumkan seikhlas mungkin, namun sumbangan dalam bentuk uang tetap dibatasi jumlah maksimalnya. Pasalnya, tidak sedikit santri yang infaqnya terbilang dalam jumlah besar. Kebijakan itu atas dasar inisiatif panitia agar santri tidak harus terlalu mengorbankan uang jajan mereka sendiri.

 

 

Rencananya, bantuan kemanusiaan itu akan diberangkatkan besok pagi (kamis/28 mei) dan diserahkan langsung ke sebuah barak pengungsi yang ada di Aceh Utara, dan mungkin juga ke Aceh Timur dimana para pengungsi Rohingya itu berada.

“Rencananya akan kami berangkatkan besok pagi, tujuannya ke Aceh Utara, dan jika mungkin, ke Aceh Timur juga” ujar salah seorang panitia. (MY)

Kisah Inspiratif

Berita Terkini

.