Dayah Ummul Ayman

Dyah Ummul Ayman merupakan Lembaga Pendidikan Islam dengan menerapkan sistem pendidikan terpadu yang berbeda masa jam pelajaran diantara pendidikan umum dan penddikan agama, secara umum berfungsi sebagai lembaga tafaqquh fiddin (Pendalaman ilmu ilmu agama) dan pendalaman ilmu-ilmu umum yang sesuai dengan perkembangan globalisasi pendidikan dan informasi dewasa ini

Santri yang telah menyelesaikan masa studinya selama enam tahun dengan kalsifikasi tiga tahun tingkat Tsanawiyah/ SMP dan tiga tahun tingkat Aliyah di dayah Ummul Ayman. Selain menperoleh ijazah negeri dan juga diharapkan mampu bersaing dalam kemajuan intelektual, sains, dan teknologi dan menjadi generasi Islam yang memiliki jiwa Qur’ani sebagai implementasi dari tanggung jawab manusia kepada Allah SWT dan Rasul-Nya

Lembaga Pendidikan Islam Ummul Ayman, didirikan pada tahun 1990 oleh Tgk. H. Nuruzzahri Yahya ( Waled NU ). Dan pada tahun 1991 lembaga tersebut resmi menjadi sebuah yayasan dengan akte notaris No. 26 tanggal 22 juli 1991, kemudian pada tahun 2011 Yayasan Ummul Ayman membuat perubahan Akte dengan Nomor 01 tanggal 9 maret 2011 dengan mendapat pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manuasia Republik Indonesia dengan nomor AHU-2565. AH.01.04. Tahun 2011.

Yayasan Ummul Ayman lahir pada saat kondisi Aceh sedang dilanda konflik bersenjata sehingga banyak sekali menimbulkan dampak negatif dan hancurnya tatanan sosial masyarakat di berbagai aspek kehidupan terlebih lagi aspek pendidikan baik formal maupun nonformal. Hal itu ditandai dengan banyak sekali sarana pendidikan yang hancur seperti sekolah atau tenaga pendidik yang menjadi korban konflik sehingga keberlangsungan pendidikan dan sumberdaya manusia sudah sangat menurun. Bersamaan dengan itu pula banyak sekali anak anak yang kehilangan orang tua dan terlantar tanpa ada perhatian sosial yang serius dari pihak manapun. Dalam kondisi yang sangat memprihatinkan seperti itu, kehadiran Yayasan Ummul ayman sebagai lembaga sosial sangat membantu untuk menanggulangi kondisi korban konflik serta mengantisipasi semakin lumpuhnya pendidikan serta tatanan sosial masyarakat.dengan menampung anak anak yatim korban konflik sebagai prioritas utama dalam memberikan pelayanan sosial.

Semenjak dari tahun 1990 sudah diterapkan pengajian dayah salafiah sebagai langkah awal memberi pelayanan pendidikan agama dengan murid dasar 25 santri yatim konflik yang berasal dari berbagai tempat di Aceh. Mereka belajar dan tidur diatas bale-bale kecil yang dalam kondisi sangat sederhana sedangkan untuk kebutuhan konsumsi dari sumbangan masyarakat sekitar.

Pada pertengahan tahun 1991 nama Ummul Ayman sudah mulai dikenal masyarakat karna pada waktu itu belum banyak panti asuhan yang yang menampung anak korban konflik sehingga bertambah sampai dengan 75 santri dalam Kecamatan Samalanga dan luar Kabupaten Bireuen, semuanya mereka diasramakan pada barak-barak darurat yang dibangun dari kayu-kayu bekas sumbangan masyarakat dan untuk kebutuhan konsumsinya ditanggung yayasaan sebagai anak panti.

2015 Developer by AcehDev Team | Yayasan Pendidikan Islam - Ummul Ayman